Wednesday, March 7, 2012

Mata Berair juga gak sembarangan lho ngatasinnya :)

Meski bukan masalah serius, tapi mata basah berair yang terjadi secara terus menerus mengganggu aktivitas seseorang. Kondisi ini disinyalir karena sistem air mata tersumbat oleh sesuatu, sehingga air mata menumpuk dan menyebabkan mata terus berair.
 
Selain itu, partikel-partikel di udara diantaranya debu, spora jamur, sari serbuk, polusi udara, asap tembakau maupun bulu hewan peliharaan yang rontok berterbangan ikut memicu alergi dan merangsang keluarnya air mata.
 
Pemicu lain mata berair ialah kelopak mata yang tidak menutup sempurna, peradangan folikel rambut mata, bulu mata yang tumbuh kedalam, iritasi akibat gesekan atau garukan, dan infeksi selaput membran bola mata.
 
Dan untuk mencegahnya, simak langkah berikut:
 
·  Hindari tidur dalam keadaan telungkup ke bantal. Bisa jadi, kutu atau debu di bantal mengiritasi mata. Cuci sesering mungkin sprei dan sarung bantal di dalam air panas untuk membunuh penyebab alergi.
·    Hindari mengucek mata terlalu keras karena dapat membuat mata iritasi, perih dan
kering.
·    Sesering mungkin cuci tangan untuk mengurangi alergi dan pencemaran berinfeksi.
·  Gunakan kacamata di luar ruangan untuk melindungi mata dari pemicu alergi dan partikel-partikel di udara.
·    Hindari saling meminjamkan eye make-up kit ke orang lain

Mata kalian memar?? Jangan Sembarangn Obatin lho

Tanpa sengaja mata terantuk benda tumpul dan memar.  Layaknya bagian tubuh lain, area mata tampak menghitam dan terlihat buruk saat memar. Butuh perhatian ekstra dalam merawat area sensitif tersebut.
 
Selain dari kondisi luar mata yang terlihat memar, harus juga diwaspadai luka pada bagian dalam mata akibat terantuk benda tumpul. Jika mengalami rasa sakit yang berlebihan, pandangan menjadi buram atau ada perubahan lain pada penglihatan segera periksakan ke dokter.
 
Umumnya, butuh waktu satu minggu hingga memar dan lingkaran hitam di area mata benar-benar sembuh. Berikut adalah tips untuk perawatan mata memar:
 
1. Siapkan es batu yang telah dibungkus handuk kecil, tempelkan di  mata segera setelah cidera. Es yang diletakkan pada area yang memar akan mengurangi inflamasi, rasa nyeri dan bengkak. Ulangi beberapa kali hingga mata terasa lebih  nyaman.
 
2. Minum obat penahan rasa sakit sesuai anjuran dokter.
 
3.Tempelkan kantung penghangat di mata yang memar beberapa kali sehari setelah 1-2 hari memar. Rasa hangat yang dipancarkan akan melancarkan aliran darah di sekitar mata, dan mempercepat proses penyembuhan.
 
4.Concealer kosmetik bisa digunakan untuk menyamarkan bagian mata yang terlihat hitam

Mata Kemasukan Pasir?? Gimana Sih Cara yang Benar Buat Ngatasinnya?

Berlibur ke pantai memang menyenangkan. Menikmati semilir angin maupun ombak yang
bergulung, merasakan butiran pasir yang membelai telapak kaki dan pemandangan laut
luas, seakan membuat rutinitas terlupakan sejenak.

Sayang, angin laut yang tiba-tiba berhembus kencang membuat butiran pasir masuk ke
dalam mata. Langkah pertama yang perlu dilakukan ialah mengusahakan agar air mata
dapat mendorong pasir keluar. Karena selain mengedip terasa tidak nyaman,
mendiamkan pasir yang masuk ke mata bisa memicu infeksi maupun corneal abrasions
(kornea tergores). Berikut ini trik aman mengeluarkan pasir yang masuk ke dalam
mata:
 
1. Cuci tangan dengan sabun anti bakteri di bawah air mengalir. Bersihkan
juga eye cup khusus cairan pencuci mata atau gelas minum biasa dengan sabun anti
bakteri. Keringkan dengan seksama.
 
2. Isi eye cup atau gelas minum tadi dengan air kemasan dalam botol, jika
cairan pencuci mata tidak tersedia.
 
3. Tundukkan kepala lalu tempelkan cup ke mata yang kemasukan pasir, kemudian
tengadahkan kepala.
 
4. Kedip-kedipkan mata hingga air kemasan atau cairan pencuci mata dapat
masuk dan mendorong keluar pasir tersebut. Umumnya dibutuhkan waktu 10-20 detik
hingga cairan dapat mengeluarkan semua partikel asing dalam mata. Tapi Anda boleh
mencuci mata hingga 15 menit lamanya.
 
5. Awasi pertanda terjadinya infeksi pada mata 48 jam setelah pasir berhasil
dikeluarkan dari dalam mata. Sebab partikel asing yang kontak dengan mata dapat
menyebabkan infeksi. Dan sinyal infeksi mata diantaranya kemerahan, pembengkakan,
timbul rasa nyeri dan mata basah berair