Meski bukan masalah serius, tapi mata basah berair yang terjadi secara terus menerus mengganggu aktivitas seseorang. Kondisi ini disinyalir karena sistem air mata tersumbat oleh sesuatu, sehingga air mata menumpuk dan menyebabkan mata terus berair.
Selain itu, partikel-partikel di udara diantaranya debu, spora jamur, sari serbuk, polusi udara, asap tembakau maupun bulu hewan peliharaan yang rontok berterbangan ikut memicu alergi dan merangsang keluarnya air mata.
Pemicu lain mata berair ialah kelopak mata yang tidak menutup sempurna, peradangan folikel rambut mata, bulu mata yang tumbuh kedalam, iritasi akibat gesekan atau garukan, dan infeksi selaput membran bola mata.
Dan untuk mencegahnya, simak langkah berikut:
· Hindari tidur dalam keadaan telungkup ke bantal. Bisa jadi, kutu atau debu di bantal mengiritasi mata. Cuci sesering mungkin sprei dan sarung bantal di dalam air panas untuk membunuh penyebab alergi.
· Hindari mengucek mata terlalu keras karena dapat membuat mata iritasi, perih dan
kering.
· Sesering mungkin cuci tangan untuk mengurangi alergi dan pencemaran berinfeksi.
· Gunakan kacamata di luar ruangan untuk melindungi mata dari pemicu alergi dan partikel-partikel di udara.
· Hindari saling meminjamkan eye make-up kit ke orang lain

